training game

Speed Action Game

Kompetisi antar tim dalam kegiatan training sering memberi dampak semangat untuk berprestasi. Berlomba menjadi yang terbaik untuk membuktikan tim yang unggul menjadi tujuan utama tim dalam setiap materi tantangan tim. Speed action game adalah materi tantangan kompetisi yang sering kami berikan dalam setiap program pelatihan teambuilding.

Materi tantangan

Dalam tantangan ini setiap tim mendapatkan 5 spon (scotch brite). Tim berlomba mengisi botol yang mempunyai mulut kecil dengan air dari perasan air yang berada dalam spon. Spon harus dicelupkan dalam bak air kemudian di estafetkan ke masing masing anggota tim. Sebagai pemenang adalah tim yang berhasil terlebih dahulu memasukkan air terbanyak dalam botol.

Tujuan

Meningkatkan semangat berprestasi dengan taktik dan strategi dalam tim dengan mengelola sumberdaya yang terbatas dan waktu yang singkat.

Cara Kompetisi

Pelatih menyediakan beberapa beberapa gentong bak penampung air sebagai sumber sumber utama air. Setelah itu masing masing tim berbaris dan mendapatkan perlengkapan spon masing masing 5 tiap timnya. Botol yang mulutnya kecil disiapkan sesuai dengan jumlah tim yang berkompetisi. Kegunaan botol adalah untuk menampung air yang diambil masing masing tim dengan cara estafet. Setelah semua siap dan waktu dinyatakan muali, masing masing tim bermain sesuai dengan taktik dan strategi bagaimana mengambil air dengan spon dan mengestafetkan dari start ke botol yang disediakan.

Tantangan ini waktunya hanya 5 menit. Saat waktu 5 menit permainan selesai, biasanya pelatih meniup peluit sebagai tanda berakhirnya tantangan. Tanda peluit selesai maka seluruh aktivitas harus dihentikan. Dan jika ada tim yang masih melakukan aktivitas terutama memeras spon di botol tentu akan mendapatkan pengurangan point. Setelah itu para pelatih mengukur ketinggian air yang ada di dalam botol.

Sebagai catatan tambahan, saat waktu 5 menit yang disediakan ternnyata ada tim yang sudah selesai memenuhi botol, maka air dalam botol pertama yang sudah penuh airnya dibuang dan mulai diisi lagi sampai batas waktu 5 menit habis. Nah setelah menghitung dan mengukur tentu akan ditemukan siapa yang terbanyak mengumpulkan air dan pemenangnya.

Pembahasan

Dalam rutinitas pekerjaan sehari hari, karyawan sering menghadapi keterbatasan sumber daya untuk melakukan pekerjaan, tetapi waktu yang tersedia juga terbatas. Kecepatan reaksi dalam menangani masalah dan kerjasama tim yang handal tentu menjadi kebutuhan perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaan. Tidak saling menyalahkan dan bekerja sesuai dengan tugas dan tanggunjawab dalam satu kesatuan yang tak terpisahkan tentu menjadi solusi tim yang berprestasi.

Membentu tim yang hebat memerlukan visi yang jelas. Tujuan yang jelas dan dipahami oleh anggota timtentu akan mempermudah pencapaian tujuan. Semoga materi tantangan speed action ini bisa menjadi pembelajaran yang positif dalam kegiatan training yang difasiliasi dengan baik dan profesional.

Guru SMAN 1 Loceret Nganjuk

Guru SMAN 1 Loceret Outbound di pacet

Semangat para Guru SMAN 1 Loceret Nganjuk, untuk meningkatkan motivasi dan kinerja dalam mengajar sudah terlihat saat mulai kedatangan peserta outbound di pacet bersama Sina Sinu Indonesia. Dengan 2 bis kecil peserta berangkat dari loceret menuju pacet melewati jombang, mojokerto dan langsung menuju lokasi kegiatan di griya Kusuma Indah. Pukul 10.15, bis pertama dengan 24 peserta samapai duluan di lokasi kegiatan.

Guru sebagai pelaksana pendidikan mempunyai tugas utama yaitu mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik agar potensi peserta didik berkembang menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cakap, berilmu, mandiri kreatif dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.

SMAN 1 Loceret bekerjasama dengan Sina Sinu Indonesia mengadakan kegiatan outdoor training sebagai upaya untuk menjadikan guru yang produktif dan efektif. Guru yang produktif dan efektif adalah guru yang mampu melaksanakan tujuh tugas utama guru dan berhasil mewujudkan tujuan pendidikan nasional, seperti pada satuan pendidikan dasar yaitu:

  1. menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, kesehatan jiwa, serta kebersihan lingkungan
  2. Menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia yang ditandai dengan kepatuhan menjalankan ajaran agama.
  3. Bekerja sama dalam kelompok, tolong-menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya
  4. Peningkatan pemahaan potensi diri,  keadaran sosial yang berkarakter yang ditunjukkan dengan indikator (1) mengenal potensi kekurangan dan kelebihan diri (2) Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan. (3) Bekerja sama dalam kelompok, tolong, menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya (4) Mematuhi aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya. (5) Berkomunikasi dengan jelas dan santun.
  5. Belajar dan berinovasi meliputi (1) Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis,  dan kreatif. (2) Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan kompetitif. (3) Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya (4) Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari (5) Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar (6) Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab (7) Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis (8) Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung.
  6. Melakukan kegiatan seni dan budaya lokal.
  7. Berwawasan kebangsaan yang ditunjukkan dengan (1) Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan (2) Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa, negara, dan tanah air Indonesia.
  8. Berwawasan global

Dengan diadakannya kegiatan outbound pacet diharapakan SMAN 1 Loceret mampu menghasilkan dan meningkatkan mutu lulusan. Semoga dengan kegiatan yang pertama ini bersama Sina Sinu Indonesia bisa memberi semangat baru untuk menjadi guru yang produktif dan efektif.

training game

Bermain itu asik dan penuh makna

Bermain itu menyenangkan dan penuh makna, kalimat ini sering kami jumpai dalam beberapa pesan dan kesan yang ditulis beberapa peserta saat selesai mengikuti seluruh proses pelatihan yang kami adakan. Bermain memang menyenangkan, dan dalam aktivitas bermain ternyata banyak makna yang bisa digali lebih jauh untuk mereview kembali potensi diri dan karakter yang ada dalam diri.

Ternyata banyak tokoh di dunia ini yang menyatakan bahwa bermain itu penting. Dan ternyata bermain itu sudah kita lakukan sejak kecil. Bermain yang sudah kita lakukan sejak anak-anak ternyata pada saat dewasa kita melakukannya kembali ternyata tidak kalah asiknya dan membuat kita bisa kembali merasakan kesenangan yang sama saat menikmati bermain. Beberapa tokoh yang dianggap meletakkan dasar pentingnya bermain adalah sebagai berikut:

Plato 470-390 SM

Plato dianggap orang pertama yang menyadari betapa pentingnya bermain jika ditinjau dari segi nilai praktisnya. Menurut Plato, anak anak akan lebih mempelajari aritmatikadengan cara membagi bagikan Apel kepada anak anak. Juga melalui pemberian alat permainan miniatur balok balok kepada anak usia 3 tahun, pada akhirnya akan mengantar anak tersebut menjadi seorang Ahli Bangunan.

Aristoteles 384-322 SM

Aristoteles berpendapat bahwa anak anak perlu didorong untuk bermain dengan apa yang mereka tekuni, hal ini akan membawa manfaat untuk di masa dewasa nanti.

bermain bersama

outbound games

bermain-main bagi seorang anak adalah sesuatu yang sangat penting. Sebab, melarangnya dari bermain-main seraya memaksanya untuk belajar terus menerus dapat mematikan hatinya, mengganggu kecerdasannya, dan merusak irama hidupnya. (Al-Ghozali)

Imam Al-Ghazali 1059-1111 M

Seorang filsuf  Muslim yang memandang bahwa anak adalah amanah bagi kedua oran tuanya. Hatinya yang masih suci adalah permata yang sangat mahal. Apabila ia diajari dan dibiasakan untuk berbuat kebaikan, maka ia akan tumbuh pada kebaikan itu dan mendapatkan kebahagiaan di Dunia dan Akhirat. Cara membesarkan anak yang baik adalah dengan mendidik dan mengajarkan akhlak yang mulia pada anak.

Ternyata dengan bermain dan mengeksplorasi manfaatnya akan memberikan makna yang luar biasa pada diri kita. Pada saat bermain kita akan senang dan kita akan bebas mengekspresikan seluruh potensi yang ada. Kepercayaan diri akan tumbuh dengan sendiri, kemampuan berinteraksi dengan yang lain akan lebih mudah karena dalam suasana yang menyenangkan dan tidak terasa kalau saat bermain kita sedang melakukan kerjasama dan berinteraksi dengan yang lainnya.

wisata outbound malang

Wisata Outbound Malang

Wisata outbound malang adalah salah satu pilihan alternatif untuk mengisi kegiatan di akhir pekan. Outbound menjadi pilihan karena selama ini mampu memberikan kontribusi positif untuk pengembangan sumber daya manusia. Malang layak menjadi tujuan wisata karena banyak pilihan tempat untuk mengadakan kegiatan outbound.

Malang adalah salah satu kota di propinsi Jawa Timur yang mempunyai panorama menarik. Terkenal sebagai kota pendidikan dan juga karena keindahan alamnya Malang sering dikatakan sebagai kota Bunga. Kota Malang terletak wilayah pegunungan, tepatnya berada di kaki gunung antara Gunung Semeru, Gunung Arjuna dan pegunungan Panderman. Berada di ketinggian menyebabkan kota Malang beriklim sejuk. Kesejukan dan keindahan inilah menjadi alasan Malang tempat yang tepat untuk mengadakan kegiatan alam bebas.

Dari Ibu kota Propinsi Jawa Timur, Surabaya berjarak kurang lebih 83 Km. Dengan kendaraan bisa ditempuh kurang lebih 2-3 jam perjalanan. Lamanya perjalanan bisa terjadi karena padatnya jumlah kendaraan yang menuju Malang dan menjadi antrean yang sering Macet disekitar daerah porong lumpur lapindo. Semakin baiknya infrastruktur yang selalu di perbaiki, keadaan jalan menuju Malang sudah semakin lebar dan nyaman untuk melakukan perjalanan.

Beberapa lokasi outbound di Malang yang bisa dijadikan pilihan antara lain: Darussalam Outdoor Learning Camp [DOLC] yang berlokasi di jl. Anjasmara IV no 7 desa Turirejo, Lawang. DOLC menjadi salah satu pilihan karena mempunyai lahan lebih dari 6 Ha yang bisa dijadikan area kegiatan camping dan penjelajahan. Selain area camping, DOLC dilengkapi dengan fasilitas Outbound yang terdiri dari High rope seperti Flying Fox, maupun low rope untuk kegiatan team building. Beberapa fasilitas seperti Masjid, tempat parkir, kamar mandi yang banyak dan juga Aula, menjadikan DOLC sebagai tenpat kegiatan outbound yang mampu menampung lebih dari 500 Orang Peserta.

Lokasi lainnya adalah Taman wisata Coban Rondo yang merupakan Wana Wisata milik perhutani Malang. Coban Rondo selain memiliki area camping yang luas juga ada lokasi wisata air terjun yang bisa dijadikan alternatif kunjungan setelah melakukan kegiatan outbound.

Wisata Outbound Malang juga akan menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat dengan memilih provider outbound malang dan atau EO Outbound yang berpengalaman. Kami Sina Sinu Indonesia siap memberikan layanan program outbound training di wilayah Malang. Dengan Pengalaman lebih dari 15 tahun dalam kegiatan Alam bebas kami siap memberikan layanan terbaik untuk kegiatan Wisata Outbound Malang.

game outbound

outbound game : magic hole

outbound game magic hole kami coba hadirkan untuk menambah kunjungan ke website yang baru kami buat. Selain untuk lebih mengenalkan sina sinu Indonesia, sekalian memberikan gambaran sebagian aktifitas materi tantangan dalam program yang kami tawarkan kepada calon peserta. Magic hole dalam penerjemahan kami secara bebas kami artikan sebagai lubang ajaib. Lalu kenapa lubang ajaib? ya lubang ini secara ajaib bisa memberikan banyak pembelajaran tentang arti kerjasama tim yang kompak.

Pada awalnya peserta diberikan briefing tentang materi tantangan magic hole. dilengkapi juga dengan apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan sebagai bagian dari latihan disiplin diri dan disiplin kelompok. Setelah aturan main jelas peserta juga di informasikan tentang reward dan punishment apabila melakukan tantangan ini.  Waktu untuk menyelesaikan tantangan ini biasanya 40 – 50 menit dengan beberapa tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan bagaimana menghasilkan pembelajaran yang maksimal dalam waktu yang telah disediakan.

outbound game

Materi tantangan ini mengandung resiko yang cukup besar. Hal ini bisa terjadi dari beberapa kemungkinan seperti terjatuh saat melompat memasuki lubang, ketidakseriusan dari para anggota tim sehinnga lupa kalau ada akibat yang bisa membahayakan peserta lainnya. Kurang konsentrasi sehingga peserta lupa kalau sedang melakukan aktifitas yang bisa mencelakakan peserta lain. intinya adalah peserta harus lebih berhati-hati dan tidak mengaanggap tantangan ini adalah bahan candaan.

Belajar dari magic hole sering dihasilkan beberapa kesan bahwa dari tantangan ini peserta mendapatkan sebuah proses kerjasama yang disiplin, peserta juga mengalami proses dinamika kerjasama yang menghasilkan kekompakkan, peserta juga belajar memnuhi target dan harus berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama. Dari beberapa proses tantangan ini kadang peserta lupa bahwa tantangan ini sebenarnya adalah hasil kerjasama tim dan fasilitator hanya memfasilitasi kegitan dan bukan bagian dari tim.

Tantangan sederhana namun penuh dengan makna pembelajaran jika kita mampu untuk memaknai setiap apa yang kita lakukan saat proses mengalami kegitan tantangan magic hole. semoga cerita sdikit ini bisa memberikan gambaran bagaiman sebuah proses pembelajaran bisa dicapai ketika kita mampu memberikan pengalaman, menceritakan dan mengambil manfaat untuk pembelajaran berikutnya. sukses selalu dan semoga outbound game ini bermanfaat.

outbound game victory tower

Victory Tower

outbound games victory tower sering kami pakai sebagai materi simulasi outdoor learning untuk program team building maupun teamwork challenges. Materi ini sangat sesuai dengan keadaan dinamika yang sering terjadi dalam sebuah proses pembentukan tim. Setelah tim terbentuk dan mulai melakukan kerjasama, tentu victory tower memberi gambaran yang jelas bagaimana anggota tim harus bekerja.

Setelah tim terbentuk dan melakukan usaha kerjasama, tim mulai melakukan tantangan victory tower. Pada awal melakukan kegiatan ini tentu tim diharapkan mampu mengembangkan budaya diskusi dan melakukan perencanaan kerja dengan menganalisa semua sumber daya yang ada. beberapa masukan dari anggota tim tentu akan memperbanyak alternatif solusi. Dari beberapa solusi yang diberikan oleh anggota tim, akhirnya ketua tim memutuskan dan memilih solusi yang paling efektif untuk menyelesaikan tantangan ini.

Kadang tanpa analisa yang mendalam, tantangan ini pada saat awal sering mengalami jalan buntu. ya Belum berhasil karena salah konstruksi. Namun setelah melalui trial dan semangat yang luarbiasa, beberapa anggota tim akhirnya bisa menemukan bagaimana tantangan ini harus diselesaikan dengan baik.